Rabu, 18 Januari 2012
Suatu hari seorg pndeta trnama sedang brjln menuju sbuah desa utk mensyiarkan agama.di pinggir sbuah sungai dia menemui sesosok tubuh tua dan buruk rupa yg berlumuran darah. Dia lantas brtanya pd org itu,"siapa kau,dan gerangan apa yg trjdi hingga kau menatap mau ditempat ini?" org itu menjwb,"tolong lah q tmn!!q tlah sekarat krnmu.. .jgn kau tinggalkan q hingga maut kan tertawa melihatku!! kita adalah saudara!!" "saudara??q tak punya saudara sprtimu!!"jwb pendeta org itu brkata,"tak sdarkah kau wahai temanku?kau ada di dunia ini krn keberadaanku.q adalah inti dari segala ajaranmu!!q adlh musuh sekaligus temanmu,q adlh syetan" pendeta kaget dan mundur bbrp langkah."sungguh Maha Besar Tuhan,krn Dia tlah membuatmu spt ini.q tak sudi menolongmu krn kau adlh musuh trbesarku" syetan berkata,"tak sdarkah kau dgn kata2mu itu?jika q mati,kau jga akn mati!!utk apa kau ada jika q tlah tiada??org 2 tdk akan membutuhkanmu lgi jika q menyambut maut saat ini.kau ada krn kehidupanku di dadamu,kau ada krn kebencian org2 kpdaku.sadarlah temanku!kau hrs menolongku utk kelangsungan hidupmu!!"syetan lalu tersenyum. Mendengar kata2 syetan itu pendeta tergetar hatinya, dia gemetar seakan bimbang akan 2 pilihan.lalu dia mendekat pada syetan. "maafkan q temanku, q td tlah dibutakan oleh kbencian.kini q sadar bhwa kau adlh kunci keseimbangan dunia.kau harus hidup utk kelangsungan dunia ini.marilah kawanku,kuobati lukamu di pondokku" kemudian pendeta membopong tubuh syetan yg berlumuran darah.dia tidak sadar bahwa dia tlah melakukan suatu kesalahan,dia tak sadar bahwa dibalik semua kepandaiannya terdapat kebodohan yg besar.
Tik...tok ...tik.. .tok... tik...tok. .. Bunyi langkah jarum jam dinding seakan sekeras bunyi langkah kuda pacuan.pukul 23.21. "Huft,,lagi -lagi insomnia melanda malamku" ,kata vian dlm hatinya. pelan-pelan dia merubah posisi tidurnya,diraihnya HP-nya yg sudah usang. "ahh,,,facebook kok sepi amat ya malem ini.tweeter apalagi,cuma jd penonton doank!!" umpatnya dlm hati. Setengah jam berlalu, vian lalu coba mengingat-ingat apa saja yg dia lakukan hari ini.tak ada yg spesial hari ini,hari libur jg sama saja dgn hari lainnya.malah mending hari kmrin bisa jalan-jalan ke kebun binatang ragunan. Hanya satu hal yg mungkin akan selalu diingatnya dari hari ini.satu berita yg datang sesaat setelah vian pulang dari lapangan bola.berita kematian temannya yg lama tak berjumpa.sungguh berita yg sangat menusuk relung hatinya.hingga bila dia ingat tentang hal itu,dia selalu bergetar hatinya. Mungkin krn hal itu dia terserang insomnia malam itu.pikirannya tak henti-hentinya berputar,berfikir tentang arti kehidupan yg fana ini.kembali ideologi-ideologi lama terbersit di benaknya, membuat malam ini semakin kalut bagi alam pikirannya. Satu jam berlalu,dia masih saja terdiam.menerawang, menerobos langit-langit kamarnya.mencoba mencari jawaban atas kegalauan hatinya.sampai pada suatu titik vian merasa ada "sesuatu" yg mendorongnya utk berhenti berfikir. "ahh,,semua sudah ada yg menentukan.utk apa aku memikirkan hari esok yg blm jelas?" gumamnya. Dua jam berlalu,vian mulai gelisah di ranjangnya.sebuah suara dlm hatinya mendorongnya utk bangun dari peraduannya. diambilnya air wudlu,kemudian dia tunaikan sholat 2 rakaat.dlm sholatnya,vian seakan melepas semua beban fikirannya.hingga tanpa sadar azan subuh membangunkannya diatas sajadahnya. ____________________________________ diponk
Langganan:
Komentar (Atom)