Rabu, 18 Januari 2012

Tik...tok ...tik.. .tok... tik...tok. .. Bunyi langkah jarum jam dinding seakan sekeras bunyi langkah kuda pacuan.pukul 23.21. "Huft,,lagi -lagi insomnia melanda malamku" ,kata vian dlm hatinya. pelan-pelan dia merubah posisi tidurnya,diraihnya HP-nya yg sudah usang. "ahh,,,facebook kok sepi amat ya malem ini.tweeter apalagi,cuma jd penonton doank!!" umpatnya dlm hati. Setengah jam berlalu, vian lalu coba mengingat-ingat apa saja yg dia lakukan hari ini.tak ada yg spesial hari ini,hari libur jg sama saja dgn hari lainnya.malah mending hari kmrin bisa jalan-jalan ke kebun binatang ragunan. Hanya satu hal yg mungkin akan selalu diingatnya dari hari ini.satu berita yg datang sesaat setelah vian pulang dari lapangan bola.berita kematian temannya yg lama tak berjumpa.sungguh berita yg sangat menusuk relung hatinya.hingga bila dia ingat tentang hal itu,dia selalu bergetar hatinya. Mungkin krn hal itu dia terserang insomnia malam itu.pikirannya tak henti-hentinya berputar,berfikir tentang arti kehidupan yg fana ini.kembali ideologi-ideologi lama terbersit di benaknya, membuat malam ini semakin kalut bagi alam pikirannya. Satu jam berlalu,dia masih saja terdiam.menerawang, menerobos langit-langit kamarnya.mencoba mencari jawaban atas kegalauan hatinya.sampai pada suatu titik vian merasa ada "sesuatu" yg mendorongnya utk berhenti berfikir. "ahh,,semua sudah ada yg menentukan.utk apa aku memikirkan hari esok yg blm jelas?" gumamnya. Dua jam berlalu,vian mulai gelisah di ranjangnya.sebuah suara dlm hatinya mendorongnya utk bangun dari peraduannya. diambilnya air wudlu,kemudian dia tunaikan sholat 2 rakaat.dlm sholatnya,vian seakan melepas semua beban fikirannya.hingga tanpa sadar azan subuh membangunkannya diatas sajadahnya. ____________________________________ diponk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar